Dilarang Puskesmas Pakai Ambulans, Mayat Pasien Dibawa Mobil Ikan

Dilarang Puskesmas Pakai Ambulans, Mayat Pasien Dibawa Mobil IkanKeluarga Denggang mengangkut jenazahnya dengan mobil pick up @merdeka.com

Puskesmas Cenrana, Maros, Sulawesi Selatan menjadi sorotan setelah melarang keluarga pasien, warga Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana bernama Denggang menggunakan ambulans.

Lantaran tidak mendapat izin menggunakan mobil ambulans, pihak keluarga terpaksa mengangkutnya menggunakan mobil pick up pengangkut ikan.

Kejadian miris itu dikisahkan oleh pemilik akun Facebook Muhamad Rusli. Dia menumpahkan kekecewaannya pada kebijakan Puskesmas yang justru menambah berat penderitaan keluarga pasien.

angkut-jenazah-mobil-ikan

"Yth Presiden Bapak Jokowi, tadi sekira pukul 8.30 Wita seorang warga desa labuaja, kec cenrana, kab maros bernama Denggang meninggal di puskesmas Cenrana. Yang kami sayangkan Pak Presiden karena pihak puskesmas tidak mau meminjamkan mobil ambulancenya. Terpaksa mayat orangtua kami menggunakan mobil pengangkut ikan. Duh kakunya pejabat di negeri ini," tulis Rusli.

Status Rusli itu mendapat beragam komentar dari netter lain yang turut menyesalkan kebijakan puskesmas itu.

"PEDIS pemerintahannya ini. Kepala dinas kesehatan, utama pemerintah pusat, dan daerah memang betul-betul harus di laporkan ke bapak Presiden," tulis akun Broow Syarif.

Dalam statusnya itu, Rusli menjelaskan alasan pihak Puskesmas melarang penggunaan mobil ambulans sebab tidak untuk mengangkut jenazah.

"Barusan kepala puskesmas ke rumah setelah diberi tahu stafnya bahwa kasus ini heboh di fesbuk, katanya mobil ambulance ini bukan mobil mayat. Tapi apapun alasan, jelas-jelas itu tidak manusiawi. Ini soal kemanusiaan. Masa mayat diangkut dengan mobil pengangkut ikan?," ujarnya.

Nay