Kisruh Terompet Kertas Al Quran, Penjual Ditangkap Produsen Minta Maaf

Kisruh Terompet Kertas Al Quran, Penjual Ditangkap Produsen Minta MaafTerompet kontroversial dengan bahan Al Quran @viva.co.id

Beredarnya terompet tahun baru berbahan dasar kertas bertuliskan huruf Alquran membuat heboh warga di wilayah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah hingga ke Bekasi.

Polsek Cikarang Barat, Bekasi kemarin sudah mengamankan seorang pedagang terompet itu, bernama Abdul Manaf alias Ompong bin Cain (40).

Dari tangan warga Kampung Telar RT 2 RW 2 Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi itu, polisi menyita 10 terompet yang tertera tulisan Al Quran.

Pedagang musiman itu diamankan polisi di tempat mangkalnya di Pasar Pamor Jalan Raya Bosih Kampung Selang Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Sementara itu, pemilik CV Ashfri Adv, Al Ashfrihana, yang memasok terompet kontroversial itu ke sejumlah pedagang akhirnya buka suara. Dia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya umat muslim.

"Kami memohon maaf kepada seluruh elemen masyarakat atas kejadian ini," kata Al Ashfrihana dalam keterangan tertulis.

Diberitakan sebelumnya, terompet bersampul kertas Al Quran itu sudah beredar di 21 Alfamart di Kabupaten Kendal.

Terompet itu menggunakan sampul berwarna hijau bertuliskan Kementerian Agama RI tahun 2013 dan kaligrafi Arab bertuliskan lafaz Al Quran nul karim dengan motif kuning keemasan. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

Nay