Diserang Bonek, Aremania Petisi Walikota Tri Rismaharini

Senin, 21 Desember 2015 18:30
Diserang Bonek, Aremania Petisi Walikota Tri RismahariniAremania menggalang donasi atas kematian 2 rekan mereka @detik.com

Warga Kota Malang, Jawa Timur masih berduka dengan dua tewasnya suporter tim Arema Cronus. Bus suporter tim berjuluk Singo Edan, Aremania yang dikenal sebagai suporter paling loyal itu diserang oleh sekelompok pendukung tim lain saat melintas di Sragen, Sabtu (19/12) dini hari.

Salah satu korban tewas, bernama Eko Prasetiyo,28 warga Jalan Beringan, Desa Sebalo Pujon, Batu Malang.

"Kami sangat berduka dengan kabar meninggalnya suporter Arema.Semoga ini yg terakhir. Karena Aremania dikenal suporter yg cinta damai.Mereka datang ke Sleman murni untuk kebanggaan membela tim kesayangannya," ujar CEO Arema Cronus Iwan Budianto.

Selain itu, kini muncul petisi yang dibuat oleh Nunna Estha yang ditujukan kepada Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya. Mengingat pelaku penyerangan diduga kuat merupakan Bonek.

Petisi berjudul "Nyawa Saudaraku Lebih Mahal Daripada Predikat Supporter Terbaik" di laman Change.org itu hingga kini sudah didukung 4.571 simpatisan.

Nunna mewakili Aremania mendesak agar Risma bertindak atas perilaku pendukung Surabaya United, Bonek. Dalam petisinya, Nunna membandingkan kemarahan Risma saat tanaman di Taman Bungkul dirusak warga. Sementara ketika ada Aremania yang tewas akibat ulah Bonek, Risma tidak menunjukan reaksi yang sama.

"Dulu saat taman kota mu di injak-injak oleh anakmu sehingga bunga-bunga kesayangan mu MATI kau teramat murka. Saat ini anak-anakmu telah menginjak-injak kepala saudara-saudara ku hingga mereka MATI, KEMANA murkamu? Apakah bunga-bungamu lebih berharga dari mereka para saudaraku?" tulis Nunna.

Untuk diketahui, rivalitas antara Aremania dengan Bonek itu sudah berlangsung lama. Yakni sejak era 80-an hingga sekarang tidak ada tanda-tanda perdamaian.

Insiden tewasnya dua Aremania itu menjadi perhatian nasional. Tak terkecuali Presiden Jokowi menyampaikan ucapan berbelasungkawa.

"Turut berduka atas meninggalnya supporter sepak bola. Tragedi ini jangan terjadi lagi, kita semua bersaudara," kicau Jokowi di Twitter. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

(Nay)
Komentar