Presiden dan Pejabat Tanzania Tak Malu Punguti Sampah

Presiden dan Pejabat Tanzania Tak Malu Punguti SampahPresiden Tanzania, John Magufuli mengambil sampah @mashada.com
Hari jadi sebuah negara biasanya diperingati dengan event atau acara yang meriah dan mewah. Namun bagi Tanzania, hal itu tidak berlaku. Untuk memperingati hari jadi Republik Tanzania pada tanggal 9 Desember kemarin, warga di sana melakukan cara yang unik dan tidak biasa.

Terlihat hanya ada acara bersih-bersih jalanan untuk memperingati hari kemerdekaan Negara Tanzania. Uniknya, dalam parade tersebut ternyata Presiden Tanzania juga ikut serta turun ke jalan memunguti sampah.

Presiden John Magufuli beserta pejabat tinggi lainnya tanpa malu ikut serta dengan rakyat kecil memunguti kotoran-kotoran di jalan ibu kota agar terlihat lebih baik dan bersih.

Parade ini dikenal sebagai Dar es Salaam yang bertujuan untuk memperindah negara dan mencegah penyakit seperti kolera yang disebabkan akibat tumpukan sampah.

John Magufuli sendiri adalah Presiden yang baru terpilih satu bulan yang lalu. Dalam kampanye yang ia publikasikan, ia akan fokus dalam hal mengurangi korupsi serta limbah.

Ia mengatakan, "Aku membatalkan perayaan hari kemerdekaan tradisional untuk menghemat uang."

Magufuli mengatakan jika langkah ini adalah salah satu upaya yang ia lakukan demi menjaga negara yang ia pimpin. Orang nomor satu Tanzania ini juga melarang para pejabat untuk hilir mudik ke luar negeri demi menghemat anggaran.

Melihat langkah ini, masyarakat pun menyambutnya dengan positif. Para analis melihat hal ini menjadi sebuah keseriusan Magufuli dalam memberantas korupsi di Negara Afrika Timur itu.

mks