Dipecat Partai, Politikus 'Hot Mom' Protes Bugil di Majalah

Dipecat Partai, Politikus 'Hot Mom' Protes Bugil di MajalahCarmen Lopez protes bugil @reuters.com

Sebagai negara demokrasi, politikus di Spanyol bebas mengeluarkan pendapatnya. Meski terkadang dengan cara vulgar.

Politikus wanita bernama Carmen Lopez, 43 tahun dari Partai Ciudadanos sayangnya harus mendapat kenyataan pahit. Dia dipecat dari partainya setelah tampil bugil di sebuah majalah.

Dalam pernyataannya baru-baru ini, Carmen mengatakan jika foto bugilnya itu adalah bentuk pembelaan dirinya.

protes-bugil

Carmen yang juga berkarir sebagai pengacara itu mengatakan, suaminya harus hijrah ke Amerika lantaran sebagai guru, dia tak kunjung mendapat pekerjaan di Spanyol. Saat itu Carmen yang menemani suaminya mendapat panggilan partai untuk pulang karena ada agenda rapat. Tak mau rugi, Carmen meminta uang pengganti ongkosnya pulang.

Dia menuturkan, partainya sudah membuat kampanye negatif yang menyerang karakternya. "Saya sudah mengirimkan surat penjelasan kepada partai. Mereka tak bisa mengelak karena sudah tahu saya sedang pindah ke Chicago," kata mantan Miss Sevilla itu, dilansir dari Mirror, Minggu (6/12).

Sebelum meminta ongkos pulang, Carmen menyanggupi ikut rapat melalui video jarak jauh namun ditolak. "Mereka tidak memberi saya pilihan. Jebakan sudah dibikin dan saya jatuh ke dalamnya," kata dia.

Sementara itu, melalui akun Facebooknya, Carmen menyebut aksi bugilnya itu sebagai bagian dari kampanye. "Spanyol punya hak untuk tahu dan menuntut kebenaran".

Carmen mengakui, aksi bugilnya itu terinspirasi oleh anggota partai Ciudadanos, Albert Rivera yang juga memajang foto bugil pada kampanye 2006.

Nay