Sah! Perancis Tetap Larang Penggunaan Jilbab

Sah! Perancis Tetap Larang Penggunaan JilbabUmat muslim Perancis menentang larangan memakai jilbab @rt.com

Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa mempertahankan keputusan Perancis yang melarang penggunaan jilbab bagi seorang pekerja Islam yang diberhentikan dari kerjanya sebab mengenakan jilbab 15 tahun silam.

Hakim memutuskan, wanita bernama Christiane tidak bisa mengklaim kebebasan beragamanya sementara mengacuhkan aturan larangan memakai kerudung yang sudah diberlakukan.

Dengan demikian, pengadilan mengambil jalan tengah demi mengutamakan kebutuhan meliputi kepentingan semua pihak di Perancis.

Sebelumnya, Christiane Ebrahimian, pekerja sosial di Departemen Psikiater di sebuah rumah sakit di Nanterre diberntikan kontrak kerjanya setelah seorang pasien mengeluh dia ogah membuka jilbabnya pada tahun 2000.

Christiane juga sudah mengajukan banding di Pengadilan Administrasi Versailles Perancis namun tuntutannya kandas.

Setelah gagal dalam dua kali banding di Perancis, perempuan 60 tahun itu mengajukan banding di Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa.

Perancis sendiri sudah melarang penggunaan jilbab sejak 2004 silam. Aturan kontroversial ini mendapat kritikan banyak pihak di Eropa namun Perancis tak bergeming dan tetap menjalankan kebijakannya melarang pemakaian jilbab. Demikian dilansir dari BBC Indonesia, Minggu (29/11).

Nay