Cegah Cuci Otak Teroris, Pemuda Italia Dapat Insentif Rp 7 Juta

Cegah Cuci Otak Teroris, Pemuda Italia Dapat Insentif Rp 7 JutaAksi Islam damai warga Eropa @cnn.com

Pemerintah Italia berencana memberikan insentif bagi remaja dengan tujuan menjauhkan dari pengaruh cuci otak para teroris.

Gagasan ini merupakan ide Perdana Menteri Matteo Renzi. Program yang diberi nama 'pemersatu bangsa' itu memberikan bantuan insentif 'kebudayaan'. Nantinya, tiap orang akan mendapat 500 Euro (setara Rp 7,2 juta). Insentif ini diberikan secara merata tanpa memandang warna kulit atau status anak imigran.

Renzi menyoroti kejadian di Paris, Perancis yang menandakan ada gelaja cuci otak para jaringan teroris.

"Kita menjawab teror itu lewat budaya. Mereka menghancurkan patung-patung, kami tunjukkan kecintaan terhadap seni. Mereka menghancurkan buku, kita adalah negara perpustakaan," kata Renzi.

Pemerintah membebaskan penggunaan uang insentif itu untuk melakukan sejumlah kegiatan yang positif. Termasuk diantaranya menonton film, menyaksikan pentas drama, atau menghadiri pertunjukan musik.

Menurut hitungan awal, total anggaran yang dikucurkan untuk program ini menyentuh 2 miliar Euro. Dana itu diambil dari pengurangan pajak. Sejauh ini belum ada persetujuan dari parlemen.

Dari data the Guardian, jumlah warga Italia yang bergabung ISIS masih sedikit. Diperkirakan ada 65 orang yang pergi ke luar negeri dan dicurigai terlibat kelompok militan. Kebanyakan justru warga kulit putih, bukan dari kalangan imigran.

Nay