Mayoritas Muslim, Indonesia Kalah dari Myanmar Urusan Sedekah

Mayoritas Muslim, Indonesia Kalah dari Myanmar Urusan SedekahPencari sumbangan di sekitar masjid @detik.com

Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, ternyata Indonesia masih tertinggal jauh dari Myanmar soal bersedekah.

Lembaga Charitable Aid Foundation dalam laporannya yang dilansir Financial Times, menyebutkan, 9 dari 10 orang Myanmar gemar bersedekah. Di bawah negara mayoritas Budha itu terdapat Amerika, Selandia Baru dan Kanada.

CAF menyebut daftar itu sebagai World Giving Index. Yayasan ini menentukan kebiasaan bersedekah di banyak negara dengan metode poling. Beberapa pertanyaan diantaranya seperti, jumlah donasi bulanan, kebiasaan membantu orang asing, serta seberapa sering peserta survei menjadi sukarelawan.

Dari survei tersebut, diketahui 87 persen warga Myanmar bersedekah memberikan uang tunai di sejumlah kegiatan amal, baik kegiatan agama maupun kemanusiaan.

Indonesia sendiri menempati posisi 13, di bawah Malaysia (10) dan Sri Lanka (8).

Adapun negara paling jarang bersedekah adalah Burundi, lalu Tiongkok, Yaman, dan Lithuania.

CAF memperkirakan jumlah orang sedekah tahun 2015 ini meningkat 31,5 persen dibanding 2013, melibatkan 1,4 miliar orang.

"Sangat mengharukan melihat dalam kondisi ketidakpastian ekonomi di seluruh dunia, jumlah orang yang mendonasikan uangnya meningkat untuk membantu sesama," kata Kepala CAF John Low.

Berikut ini 10 besar negara gemar bersedekah menurut survei CAF:

1. Myanmar

2. Amerika Serikat

3. Selandia Baru

4. Kanada

5. Australia

6. Inggris

7. Belanda

8. Sri Lanka

9. Irlandia

10. Malaysia

Nay