Israel Curi Organ Tubuh Warga Palestina yang Terbunuh

Israel Curi Organ Tubuh Warga Palestina yang TerbunuhIlustrasi @reuters.com

Kejam. Begitulah bunyi laporan utusan pemerintah Palestina untuk PBB melaporkan bahwa Israel mencuri organ tubuh warga Palestina yang mereka bunuh.

"Setelah jasad warga Palestina yang dibunuh tentara pendudukan sepanjang Oktober dikembalikan, dan dilakukan pemeriksaan medis, dilaporkan bahwa kornea dan beberapa organ tubuh lainnya telah hilang," ujar Riyad Mansour, seperti dilaporkan Days of Palestine.

"Ini mengonfirmasi laporan sebelumnya yang menyebutkan bahwa tentara pendudukan Israel mengambil organ syuhada Palestina yang mereka bunuh saat bentrokan ataupun aksi protes."

Dany Danonm, perwakilan Israel di PBB meminta Sekjen PBB Ban Ki-moon agar mengkritisi pernyataan Mansour.

Ini bukan laporan pertama yang menyebut Israel melakukan pencurian organ tubuh warga Israel.

Nancy Scheper-Hughes, pendiri Organ Watch yang juga Chancellor's Professor Antropologi Medis di Universitas California Berkeley, menempatkan Israel pada urutan pertama dalam daftar negara yang terlibat perdagangan organ tubuh manusia.

"(Israel) memiliki jaringan di seluruh dunia," katanya. "Pedagang organ Israel memiliki sistem kerja piramid yang luar biasa... mereka memiliki broker di mana-mana, akun bank di mana-mana; mereka juga memiliki tim perekrutan, penerjemah, agen perjalanan yang akan mempersiapkan visa.

"Pedagang organ Israel memanfaatkan jaringan di lokasi yang beragamdari Tepi Barat dan Gaza, Filipina hingga Eropa Timur," tambahnya.

Nay