Dijanjikan Gaji Rp 3 Juta, 2 Warga Pekanbaru Hendak Gabung ISIS Ditangkap

Dijanjikan Gaji Rp 3 Juta, 2 Warga Pekanbaru Hendak Gabung ISIS DitangkapWarga Riau tolak ISIS @tribunnews.com

Dua warga Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, yakni FR, 30 tahun, dan RZ, 26 tahun, dihentikan petugas kepolisian Singapura saat pemeriksaan dokumen di pelabuhan, Senin (9/11). Keduanya ditahan karena hendak berangkat ke Suriah.

"Kami menduga keduanya menjadi korban bujuk rayu anggota kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS)," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Pekanbaru Komisaris Besar Aries Syarif Hidayat, dilansir dari Tempo.

Aries menjelaskan, kedua orang itu pergi ke Suriah karena tergiur dengan janji dari kenalan mereka di media sosial. Kepada penyidik, keduanya mengaku dijanjikan bekerja di Suriah dengan gaji Rp 3 juta ditambah fasilitas. Namun, tidak disebutkan apa pekerjaan yang ditawarkan. "Mereka ini korban," ujarnya.

Kecurigaan polisi bermula dari ketidajelasan pekerjaan mereka di Suriah dengan gaji Rp 3 juta tersebut. Terlebih biaya akomodasi yang mereka keluarkan ke Suriah tidak sebanding dengan gaji yang didapat. Polisi menduga keduanya bakal bergabung dengan ISIS.

Namun, sejauh ini polisi masih mendalami keterlibatan pihak lain, terutama yang mengajak mereka ke Suriah.

"Beruntung niatnya dapat digagalkan sebelum berangkat ke Suriah. Kami akan kembalikan mereka kepada orang tuanya," tutur Aries.

Aries menuturkan, keduanya ke Suriah melalui jalut Turki. "Mereka berangkat dari Pekanbaru lewat Batam, setiba di Singapura dicegat polisi," ucap Aries.

Setelah dideportasi oleh Kepolisian Singapura, ujar Aries, pihaknya langsung menjemput dua warganya itu lewar jalur internasional di Batam.

Nay