Liput Bentrokan, Wartawan Diinjak & Ditendangi Mahasiswa

Liput Bentrokan, Wartawan Diinjak & Ditendangi MahasiswaIlustrasi: bentrokan mahasiswa @liputan6.com

Seorang wartawan menjadi korban penganiayaan mahasiswa Universitas Pancasila (UP) saat meliput bentrokan di kampus itu pada Rabu (7/10) lalu. Tak hanya itu, korban bernama Dede Kurniawan dibawa ke sebuah ruangan dan dipukuli.

"Pas mau ambil gambar yang dibakar sama mahasiswa. Tahu-tahu saya sudah dijegal sama mahasiswa yang di situ. Saya tunjukin ID Pers dan bilang sedang meliput, tapi malah diambil terus dibawa ke suatu ruangan. Di situ saya diinterogasi dan disuruh buka baju," terang Dede di Jakarta, Kamis (8/10).

Dede tidak melakukan perlawan karena kalah jumlah dengan mahasiswa yang mengepungnya. Kemudian, dia dipukuli, ditendangi dan dinjak-injak. Setelah itu, dompet dan ponsel miliknya diambil para mahasiswa itu.

Usai dikeroyok, Dede lalu dibawa ke RS Triadipa Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Selanjutnya dia divisum di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur karena menderita luka lebam di tubuhnya.

Pemimpin Redaksi Pos Kota tempat Dede bertugas, H Toto Irianto mengecam keras aksi anarkis yang menimpa Dede. Menurutnya, Universitas Pancasila tempat untuk menuntut ilmu bukan melakukan kekerasan.

"Saya mengecam keras aksi mahasiswa yang menyandera dan memukuli wartawan kami. Seharusnya itu menjadi tempat pendidikan dan tau kaedah-kaedah hukum yang berlaku," tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Jagakarsa Kompol Sri Bhayangkara menjelaskan pihaknya masih mendalami kasus yang menimpa Dede. Meski hingga saat ini pihaknya belum menangkap seorang mahasiswa pun.

"Sampai saat ini belum ada yang diamankan. Kita masih periksa saksi-saksi. Kampus pun saat ini di liburkan sampai hari Sabtu. Masuk kembali hari Senin pekan depan," tutupnya. Demikian seperti diberitakan dari Sindonews.

Nay