Corner Shoot, Senjata yang Bisa Tembak Musuh dari Balik Tembok

Corner Shoot, Senjata yang Bisa Tembak Musuh dari Balik TembokPenggunaan Corner Shoot @gizmag.com
Acara tahunan Pemerintah Provinsi Lampung Fair 2015 di PKOR Way Halim yang diselenggarakan sejak Sabtu (5/9/2015) berlangsung sukses, ribuan orang memadati tempat pameran benda-benda dan senjata marinir tersebut.

Dari berbagai daerah memperlihatkan beragam produk khas unggulannya. Namun salah satu yang paling menarik adalah stan Brigade Infanteri-3 Marinir Angkatan Laut.

Terlihat ratusan pengunjung berfoto dengan kendaraan lapis baja, senjata tempur, atau sekedar berfoto dengan anggota marinir yang berpakaian lengkap.

Stan tersebut juga menampilkan beberapa senjata andalan marinir seperti Tank PT-76 (m) yang merupakan Tank Amfibi buatan Uni Soviet. Tank ini kerap digunakan sebagai misi bantuan tempur atau juga pengintaian.

Panitia penyelenggara, Letkol Marinir Datuk Sinaga mengatakan jika pada event kali ini stan Marinir memperlihatkan beberapa koleksi senjata tempur yang digunakan.

Ia mengatakan, "Selain kendaraan tempur, kami juga memamerkan puluhan jenis senjata tempur laras panjang maupun laras pendek dari kaliber kecil sampai berkaliber besar, seperti pistol berkaliber 9mm berbagai jenis, sniper, mortir, dan banyak lagi."

Letkol Datuk Sinaga juga mengatakan ada senjata paling spesial yang dimiliki marinir, yakni Corner Shoot buatan Israel. Senjata dengan berat 3,86 Kg tersebut berkaliber 9 mm dengan jarak tembak efektif 50 meter, serta maksimal 200 meter.

Hebatnya, senjata ini bisa dibengkokkan ke kiri dan kanan dan dilengkapi dengan kamera. Hal itu memungkinkan pengguna bisa menembak musuh dari balik tembok.

"Sehingga penembak dapat melihat sasaran melalui layar LCD kecil di pojok-pojok tembok tanpa terlihat oleh sasaran," ujar Sinaga.

Selain itu ia juga memperlihatkan senjata yang juga spesial, yakni NTW dan AGL 40 mm.

Ia menjelaskan, "NTW merupakan senapan runduk antimaterial buatan Afrika Selatan yang menggunakan amunisi kaliber 14,5 mm dan 20 mm, yang digunakan sebagai anti personel dan anti tank. Lalu AGL 40 mm adalah, senjata berat yang dapat menghancurkan bangunan ataupun anti personel. Jadi senjata yang kita pamerkan disini ada sekitar 30 jenis dari berbagai varian kaliber."

Terkait acara ini, salah satu pengunjung, Bisma (34) mengaku sangat gembira bisa melihat berbagai senjata ampuh yang digunakan oleh Marinir Indonesia.

Ia mengatakan, "Saya kira pada gelaran kali ini, untuk stan-stan yang ada variasinya lebih bagus, kebetulan saya sangat suka dengan alutsista militer, saya lihat peralatan Marinir kita saat ini sangat canggih ya. Pokoknya saya gembira berkesempatan meilhat langsung perlengkapan tempur mereka."

mks