Ditolak Cewek, Hacker Remaja Lancarkan Serangan Cyber

Ditolak Cewek, Hacker Remaja Lancarkan Serangan CyberIlustrasi @selskabformiljoret.dk
Seorang hacker muda yang masih berusia 17 tahun berhasil ditangkap karena melakukan tindak kejahatan kepada sejumlah wanita. Sang hacker mengincar wanita muda yang merupakan gamer.

Hacker muda ini ditangkap atas 23 tuduhan pemerasan, kenakalan publik laporan palsu ke polisi, serta pelecehan. Bukan tanpa alasan, ternyata ia melakukan hal itu dalam upaya balas dendam kepada wanita yang menolak diajak bergabung dalam permainan League of Legends.

Remaja yang berasal dari British Columbia, Kanada itu meretas jaringan komputer yang digunakan wanita-wanita yang menolaknya, seperti dilansir Business Insider, Selasa (26/5).

Selain mematikan akses internet, hacker remaja ini juga mengancam akan menyebarkan informasi pribadi para korbannya di dunia maya.

Sebelumnya ia juga pernah melakukan panggilan palsu, ia kala itu melakukan panggilan ke polisi dengan mengatakan jika dirinya telah membunuh seseorang, memegang bom di tangannya, serta meminta uang tebusan. Namun laporan palsu yang ia berikan ternyata mengarah ke rumah gadis yang dikerjainya. Di kalangan gamer, aksi tersebut dikenal dengan istilah 'Swatting.'

Tidak hanya itu, ia bahkan pernah mengunggah informasi kartu kredit orang tua korban, mengirimkan 218 pesan singkat secara terus-menerus, hingga membobol akun Twitter dan email korban.

Aksi di luar batas kewajaran remaja tersebut akhirnya bisa dihentikan setelah ia mengunggah video streaming 8 jam di YouTube dan memperlihatkan cara mengerjai dan melecehkan korbannya yang berada di Ohio, ia diketahui menggunakan akun bernama 'obnoxious' dan 'internetjesusob'. Semua pengguna internet yang berkunjung ke video streaming itu langsung melaporkannya ke polisi.

Ternyata pihak keamanan telah menjadikan remaja ini sebagai incaran sejak lama dengan alasan kasus yang sama. Meski masih muda ia, ia diketahui adalah anggota dari hacker yang pernah meretas Xbox Live dan Jaringan Playstation 2014 lalu, yakni Lizard Squad.

Setelah tertangkap, banyak kasus lain yang dulu pernah ia lakukan akhirnya terkuak, termasuk ancaman bom di Disneyland 2013 lalu.
mks