Hawa Panas India, 500 Warga Tewas Terpanggang

Hawa Panas India, 500 Warga Tewas TerpanggangWarga India menghadapi hawa panas menyengat sampai akhir Juni @indiatoday.com

Hawa panas di India menewaskan sedikitnya 500 warga di wilayah kota Allahabad, negara bagian Uttar Pradesh. Temperatur udara setempat mencapai 47,7 derajat Celcius.

Warga diminta berlindung dari sinar matahari dan minum banyak air. Sementara para sopir taksi di Kalkuta dilarang bekerja selama cuaca panas. Sebelumnya, seorang sopir taksi tewas kepanasan saat bekera pada siang hari.

Cuaca panas itu diperkirakan masih bertahan sampai akhir Juni depan.

Tak hanya di Uttar, cuaca panas menyengat juga dirasakan warga negara bagian Telangana, Andhra Pradesh, dan ibukota Delhi.

"Sebagian besar korban adalah orang yang terkena matahari secara langsung, biasanya berusia 50 tahun ke atas dan dari kelas pekerja," jelas P Tulsi Rani, komisaris departemen penanganan bencana di Andhra Pradesh, kepada kantor berita AFP, Senin (25/5).

Di kota tersebut, tercatat 246 orang tewas akibat serangan hawa panas sepekan belakangan sejak 18 Mei lalu.

Dikhawatirkan, hawa panas kali ini lebih ganas daripada yang terjadi 2010 lalu. Saat itu hawa panas berlangsung selama berbulan-bulan dan menewaskan ribuan warga India.

Nay