Napi Polres Malang Dipaksa Polisi Onani Pakai Sambal

Napi Polres Malang Dipaksa Polisi Onani Pakai SambalIlustrasi @kaskus.co.id

Tahanan Polres Malang, Jawa Timur mempraperadilkan Kapolsek Kepanjen, Kabupaten Malang. Pria bernama Dony Setyawan (29) itu mengajukan prapradilan di PN Kepanjen sebab mengaku mengalami penyiksaan selama ditahan di Polsek Kepanjen.

Dony yang kini ditahan di LP Lowokwaru, Malang, melalui pengacaranya Kusdaryono penyiksaan itu dialami kliennya pada 10 Maret 2015. Akibat kejadian itu, Dony mengalami luka cukup parah tapi tidak divisum oleh Polsek Kepanjen.

Menurut Kusdaryono, penyiksaan itu dialami Dony sebab dia dituduh melakukan tindak pidana percobaan pencurian dengan pemberatan. Namun, tudingan itu sebenarnya mengada-ada alias jebakan dari pelapor. Terlebih Dony datang ke rumah korban karena disuruh dengan cara melompat pagar.

Sehingga pemohon seolah-olah hendak melakukan pencurian. Tak lama kemudian, Dony dijemput petugas dan ditahan.

"Padahal tidak ada alat bukti yang cukup untuk menjadikan tersangka," kata Kusdaryono saat membacakan surat permohonan itu di persidangan.

Penyiksaan yang dialami Dony beragam, mulai dipukul, diinjak-injak pakai paving sampai dipaksa onani menggunakan sambal.

"Tindakan itu akan kami laporkan ke Kabid Propam tersendiri," ungkap Kusdaryanto. Untuk itu Kusdaryanto meminta Dony dibebaskan.

Menurut dia, tindak pidana percobaan pencurian dengan pemberatan sebagaimana di pasal 363 ayat 3 e, 4e jo pasal 53 KUHP, tidak tepat. Pasalnya tindakan itu tidak pernah ada dan tidak ada barang yang hilang. Demikian dilansir dari Tribunnews.

Nay