Awas! Beras Plastik Sudah Masuk Bekasi, Kenali Ciri-cirinya

Selasa, 19 Mei 2015 09:45
Awas! Beras Plastik Sudah Masuk Bekasi, Kenali Ciri-cirinyaBeras plastik nyaris mirip dengan beras asli di pasaran @merdeka.com

Peredaran beras plastik di pasaran membuat masyarakat was-was. Hal ini wajar, sebab beras masih menjadi makanan pokok mayoritas penduduk Indonesia. Yang mengkhawatirkan, beras plastik yang beredar sekilas tak jauh beda dengan beras-beras asli di Indonesia.

Temuan beras plastik pertama kali disebutkan oleh Dewi Setiani, warga Bekasi, Jawa Barat. Dewi curiga dengan sejumlah keanehan pada beras itu saat ditanak. Dia pun yakin jika beras itu adalah palsu.

"Kemarin saya beli beras di pasar. Seperti biasa saya membeli beras ini kiloan dengan harga Rp 8000 per kilo. Tapi saat saya beli ini engga seperti beras yang saya konsumsi sebelumnya," kata Dewi, Senin (18/5).

Dugaan Dewi semakin kuat tatkala beras itu dia olah menjadi bubur untuk disantap keesokan harinya. Tapi, bubur tersebut justru memiliki tekstur tak biasa.

"Seperti biasa tadi malam saya masak bubur buat besok pagi. Tapi saat tadi saya mau memanaskan buburnya, bentuknya jadi beda. Biasanya kan bubur kan kalau udah dingin bentuknya mengental dan menyatu, tapi kalau ini dia berbentuk buliran dan seperti belum matang," imbuh Dewi.

Tak hanya itu, beras yang sama juga Dewi olah menjadi nasi dan dia masak sebagai nasi uduk, namun lagi-lagi dia menemukan keanehan.

"Saat dimasak beras itu malah ngeluarin banyak air. Kalau beras biasa kan meresap air tapi ini malah ngeluarin air. Saat dimakan juga rasanya aneh, sintetisnya berasa banget kayak kita makan plastik," jelasnya.

Dari serangkaian keanehan tersebut, Dewi lantas memperhatikan beras tersebut dengan lebih teliti. Meski sekilas tak ada bedanya dengan beras biasa, namun jika diperhatikan baik-baik akan terlihat perbedaan yang mencolok.

"Beras yang asli kan dia putih tapi tengah-tengahnya ada putih susunya. Tapi kalau beras ini tuh dia putih bening saja," ungkap Dewi.

Atas temuan ini, Dewi berharap masyarakat lebih berhati-hati saat membeli beras di pasaran agar tidak tertipu seperti dirinya. Demikian dilansir dari Merdeka.

(Nay)
Komentar