MUI Ingin Ganti Istilah PSK jadi 'Pelacur'

MUI Ingin Ganti Istilah PSK jadi 'Pelacur'MUI ingin ganti PSK jadi Pelacur @tempo.co

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai penggunaan kata Pekerja Seks Komersial (PSK) sudah tidak layak. Menurut MUI, istilah PSK berkonotasi melegalkan prostitusi. Untuk itu, diusulkan istilah PSK diganti dengan pelacur.

"Sehingga bila dimaknai pelacur itu akan dikenakan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) akan mempermudah mencegah itu," kata Ketua Bidang Dakwah MUI Cholil Nafis, dilansir dari Republika, Senin (11/5).

Cholil menambahkan, jika dimaknai pelacuran itu bersifat pidana dan bisa diproses secara hukum dengan jelas. Karena itu, pihaknya ingin memaknai kembali tentang perzinahan.

"Perzinahan itu bukan karena keterpaksaan. Kan kalau di KUHP itu keterpaksaan. jika tidak terpaksa tidak disebut zina. Jadi kita perlu kembalikan definisi zina menurut agama," ujar pengurus PBNU tersebut.

Selain itu, imbuhnya, semua agama di Indonesia memaknai zina sebagai hubungan badan dengan bukan pasangan sahnya atau sesama jenis. Jika aturan baru itu dapat menerapkannya, maka pelacuran akan dimaknai sebagai tindak kejahatan.

"Jadi kalau begitu bisa dihukum dan diusut," ujar Cholil.

Nay