Juragan Beras Dibunuh Begal, Uang Rp 500 Juta Digondol

Juragan Beras Dibunuh Begal, Uang Rp 500 Juta DigondolIlustrasi @kaskus.co.id/detik.com

Seorang juragan beras di Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur tewas menjadi korban kejahatan begal. Pria bernama Rahmat (55) meregang nyawa setelah ditembak dan dibacok komplotan begal. Tidak hanya itu, begal juga menggasak uang milik korban.

Kapolsek Ciracas Kompol Djitu Martono mengatakan jika mayat Rahmat ditemukan tergeletak di pinggir jalan, sementara tas berisi uang tunai milikinya tidak berada di tempat.

"Tas ini tidak ada di TKP. Menurut keluarga itu berisi uang," ujar Djitu di RS Polri Kramat Jati, Sabtu (21), dilansir dari Liputan6.

Sementara itu, adik ipar korban, Sukria Ramdhani menjelaskan bahwa rampok menggondol uang Rp 500 juta milik Rahmat.

"Kemarin pukul 18.30 WIB pulang dengan sepeda motor dan seperti biasa bawa uang banyak. Setelah ditanya (ke pegawai) dari hasil penghitungan, uang yang dibawa pak Rahmat di atas 500 juta, yang dia bawa pakai motor," ungkapnya.

Sukria menambahkan, kakak iparnya itu selalu pulang mengendarai motor tanpa pengawalan. Hal itu sudah menjadi kebiasaannya selama belasan tahun.

"Paginya sudah bawa uang untuk modal bayar barang yang kemarin sore dikirim sekitar Rp 250 juta. Terus ditambah dengan penjualan hari itu, jadi pas pulang bawa uang lebih dari Rp 500 juta. Semua uangnya di dalam tas. Tasnya biasa, kalau orang nggak tahu kebiasaannya, nggak akan ngira," jelasnya.

Dari olah jenazah korban, pelaku perampokan melepaskan 2 kali tembakan dan membacoknya menggunakan senjata tajam.

"Korban mengalami luka tembak pada pinggang kiri dan luka bacok pada lengan kiri dan meninggal dunia," jelas Kompol Djitu Martono.

Nay