Usai Bacok Korban, Begal Remaja Ngaku Untuk Hiburan

Usai Bacok Korban, Begal Remaja Ngaku Untuk HiburanBegal remaja diringkus polisi Semarang @detik.com

Sekelompok sindikat begal remaja usia 14-18 tahun diamankan di Mapolrestabes Semarang. Terungkap jika aksi sadis yang mereka lakukan bertujuan sebagai hiburan semata.

Kabar mengejutkan ini diakui oleh AS (17) dan kawan-kawannya setelah membacok remaja 15 tahun di depan Musala Kyai Morang, Penggaron Kidul, Pedurungan, Semarang hari Minggu (15/3) dini hari lalu.

"Ya cuma ikut cari hiburan saja, kok," ujar AS yang mukanya ditutup sebo saat gelar kasus di Mapolrestabes Semarang, Senin (16/3).

Selain AS, polisi meringkus 9 rekannya, masing-masing berinisial TP (17), FR (16), MAS (16), MUN (15), DW (16), HAR (16), SN, RH (14), dan AR (17). Sejak tertangkap, mereka telah melakukan aksi begal sebanyak 16 kali.

Sebelum tertangkap, mereka menggelar pesta miras di rumah salah satu pelaku. Saat minuman habis, mereka lalu mengendarai motor dan mengeroyok seseorang di daerah Horison, Demak. Setelah itu mereka memalak seseorang untuk membeli bensin di jembatan Layang Genuk Semarang. Rombongan remaja itu berlanjut melintas ke perumahan Klipang Tembalang dan memukuli dua orang di sana.

Tidak berhenti sampai di situ, mereka juga merusak motor seseorang. Aksi berikutnya dilakukan di depan Mushola Kyai Morang, Penggaron Kidul, Pedurungan.

Dalam aksinya tersebut, AS memukul kepala korban dengan sabuk yang dipasangi gir, kemudian SN menyabitkan sabit kecil ke punggung korban, dan AR membacok kepala korban dengan parang.

"Saya yang pakai sabuknya," ujar AS.

Saat beraksi, mereka tidak peduli dengan hasil harta yang diperoleh. Mereka seperti hanya bersenang-senang menghajar korbannya sampai babak belur.

"Tadi malam minta (malak) rokok. Ini teman-teman kumpul. Ini perjanjian," pungkasnya. Demikian dilansir dari Detik.

Nay