Kisah Sukses Bob Sadino: Jadi Tukang Batu Hingga Peternak Ayam

Rabu, 21 Januari 2015 13:00
Kisah Sukses Bob Sadino: Jadi Tukang Batu Hingga Peternak AyamBob Sadino @mediaindonesia.com
Bob Sadino adalah pengusaha sukses di bidang pangan dan peternakandengan penampilan nyentrik dengan celana pendek, kemeja lengan pendek, topi koboi, dan terkadang menghisap rokok dengan alat cangklong.

Om Bob, panggilan Bob Sadino,lahir 9 Maret 1933 di Lampung di tengah sebuah keluarga mampu. Ayahnya seorang guru SMP dan SMA Tanjungkarang, ibunya seorang ibu rumah tangga. Bob Sadino merupakan anak bungsu dari lima bersaudara.

Ketika ditinggal kedua orang tuanya, Bob masih berusia 19 tahun, dan saudara lainnya sudah hidup mapan. Hal ini membuat harta orang tua diberikan kepada Bob Sadino.

Bob Sadino menghabiskan sebagian hartanya untuk keliling dunia, dan sempat tinggal di Belanda selama 9 tahun. Dirinya bekerja di Djakarta Lloyd, dan kemudian pindah ke Hamburg, Jerman. Saat di Belanda, Bob menemukan wanita impiannya, Soelami Soejoed.

Tahun 1967, Bob dan keluarganya kembali ke Indonesia, dengan membawa 2 Mercedes tahun 1960an. Salah satu mobil tersebut dijual untuk membeli tanah di Kemang, Jakarta Selatan. Setelah beberapa lama hidup di Indonesia, Bob memutuskan keluar dari pekerjaannya dan bertekad untuk bekerja mandiri.

Tukang batu dengan gaji Rp 100

Akhirnya, Bob Sadino membuat persewaan mobil Mercedes yang dia miliki, dan dirinya menjadi sopirnya. Namun, dirinya mengalami kecelakaan dan membuat mobilnya rusak parah. Karena tidak punya uang untuk memperbaikinya, dirinya beralih profesi menjadi tukang batu dengan gaji Rp 100. Kondisi sulit dan tekanan hidup sempat membuat om Bob depresi.

Ternak50 ekor ayam ras

Sahabat Sri Mulyono Herlambang mencoba menenangkan pikiran Bob Sadino yang tengah depresi dengan memberikan 50 ekor ayam ras, sebagai hiburan di kala suntuk.

Saat beternak ayam, Bob Sadino mendapat inspirasi untuk berwirausaha, sebagai peternak ayam. Dirinya mendapat ilham jika ayam saya bisa berjuang untuk hidup, tentu manusia juga bisa.Setiap hari Bob menjual beberapa kilogram telor, hingga memiliki banyak pelanggan warga Indonesia hingga orang asing, karena Bob fasih berbahasa Inggris.

Lama kelamaan, Bob membuka super market Kem Chicks, yang akhirnya merambah dunia agribisnis, seperti holtikultura yang mengelola kebun sayur mayur. Dirinya juga menjalin kerjasama dengan beberapa petani di berbagai daerah.

Bob percaya jika kesuksesan diawali kegagalan dan kegagalan. Dirinya beberapa kali mengalami kesulitan dan memiliki keyakinan jika uang bukan nomor satu, namun yang terpenting adalah kemauan, komitmen, berani mencari, dan menangkap peluang yang ada.

Kesuksesan Bob diraih karena keniatannya untuk terjun ke lapangan. Meski tidak memiliki ilmu yang berhubungan dengan bisnisnya, pengalaman dan beberapa kali jatuh bangun membuatnya menjadi terampil dan menguasai bidangnya.

Meski telah sukses, Bob Sadino tetap tampil sederhana dengan kemeja dan celana pendek.

(ec)
Komentar