Cara Unik Polisi Jepang Berantas Yakuza dengan Komik

Cara Unik Polisi Jepang Berantas Yakuza dengan KomikYakuza dan manga yakuza @kotaku.com

Manga atau komik sudah menjadi produk budaya masyarakat Jepang. Mulai dari anak-anak hingga kakek-nenek, warga Negeri Sakura itu sudah sangat familiar dengan manga. Bahkan, buku pelajaran para siswa sering dikemas dalam bentuk panel-panel komik.

"Polisi Jepang pun dalam menghantam mafia Jepang Yakuza tak lupa menggunakan manga agar bisa cepat dimengerti masyarakat sebagai bagian dari pendidikan kepada masyarakat agar mengerti lebih jauh bahayanya Yakuza di masyarakat serta UU Anti Yakuza yang baru yang semakin membatasi gerak Yakuza di Jepang," ungkap koresponden yang dilansir Tribunnews, Rabu (14/1).

Sejalan dengan komitmen pemerintah Jepang memberantas dan mengurangi dominasi Yakuza, pada akhir Oktober lalu diterbitkan komik anti Yakuza berjudul "Saya Tidak Kira Akan Terjadi," seri kedua.

Komik itu menceritakan kejamnya dunia hitam yang dikelola Yakuza. Mulai dari judi, simpan pinjam hingga minuman keras dan dunia gemerlap. Akibatnya, kehidupan tokoh utama menjadi hancur berantakan dan berjanji akan meninggalkan kehidupan seorang Yakuza selamanya.

Dalam dua pekan terakhir, kepala keluarga Yakuza terbesar yakni Kudokai yang bermarkas di Kitakyushu, memiliki 950 anggota dan anggota rekanan sudah ditangkap. Sebagian anggota lainnya yang menjadi buron berusaha kabur ke Perfektur Ibaraki dan Chiba.

Nay