Gadis di Tiongkok Jual Sel Telur untuk Belanja dan Kartu Kredit

Gadis di Tiongkok Jual Sel Telur untuk Belanja dan Kartu KreditIlustrasi @newsnation.in

Sejumlah gadis di Tiongkok rela menjual sel telur mereka demi melunasi tagihan kartu kredit dan berbelanja. Mereka memilih kehilangan kesempatan hamil demi menikmati kemewahan.

Di Tiongkok, jual beli organ anggota tubuh ilegal dilarang keras. Meski demikian, banyaknya tawaran dengan iming-iming imbalan besar membuat sebagian wanita mudah tertarik.

"Gadis 20 tahun memiliki telur terbaik," ujar sumber tidak disebutkan namanya, dilansir dari CCTV News, Minggu (11/1).

Untuk setiap satu indung telur dihargai hingga Rp 240 juta. Harga tersebut tergantung latar pendidikan, kondisi fisik dan kepribadian. Hal ini untuk memastikan sel telur memiliki gen yang baik dan memiliki nilai jual tinggi kepada konsumen di pasar gelap.

jual-sel-telur-gadis-tiongkok

Pengangkatan indung telur sangat berbahaya bagi seorang wanita. Akibatnya, tubuh yang tidak bisa hamil besar kemungkinan menderita kanker payudara yang berpotensi kematian.

Tiongkok sejatinya sudah menetapkan aturan melarang jual beli sperma, sel telur dan janin dalam bentuk apapun sejak 2001 silam. Kasus semacam ini juga menuai kecaman dan kontrol ketat dari masyarakat yang menghendaki pelaku penjualan organ tubuh dan janin dihukum berat.

Nay