Heboh Bocah 6 Tahun Gila Karena Dipaksa Belajar oleh Ibunya

Jum'at, 28 November 2014 12:45
Heboh Bocah 6 Tahun Gila Karena Dipaksa Belajar oleh IbunyaIlustrasi @dailymail.co.uk

Dunia maya tanah air dihebohkan dengan berita seorang anak usia 6 tahun yang mengalami gangguan jiwa akibat diforsir menelan pelajaran oleh orang tuanya. Berita ini dengan cepat menyebar di Path, Facebook dan Twitter.

Bocah malang itu disebutkan mengalami delusional dan selalu berbicara angka-angka seolah sedang berhitung matematika setiap kali bertemu dengan orang lain.

Oleh sang ibu, ia diikutkan kursus matematika, bahasa Inggris dan les mengaji.

Dilansir dari situs Tipspendidikananak.web.id, salah seorang menyaksikan kondisi anak itu mengalami tekanan mental hebat. Sang penulis, Siti, adalah teman dari sang ibu bocah tersebut. Ia menjenguknya di sebuah Rumah Sakit Jiwa di kawasan Jakarta Timur.

Siti sempat mengobrol dengan bocah itu, ia bahkan masih mengingat namanya. "Bu Siti, Ya?" tanya bocah itu. Ia melanjutkan dengan menodong beberapa pertanyaan kecil, " Ayoo.. bu siti.. 42: 6 berapaa?", " Kalau do'a masuk kamar mandi?"

Namun, sepekan kemudian Siti mengatakan jika sang anak menunjukan perubahan sikap. Ia sering menangis dan kalo diajak mengobrol suka tidak nyambung. "24:6 =4...""how are you," dan jawaban lain seperti huruf Hijaiyah lalu dilanjut menirukan gaya gurunya saat mengajar.

Siti mengatakan, menurut psikolog, anak itu mengalami tekanan mental karena dipaksa mengikuti les matematika dengan target 1 buku soal harus selesai dalam 10 menit. Dilanjut les bahasa Inggris dan mengaji yang membuat anak semakin jenuh dan tertekan.

Saat ini, anak itu hanya mau berbicara dengan Psikolog. Bahkan saat berbicara, ia hanya menyebutkan angka-angka dan huruf Hijaiyah saja. "Apa ini? Huruf....hijaiyyah.."

Lebih mengharukan lagi tatkala melihat ibundanya menyeka air mata, bocah polos itu menatap mata ibunya dan mengatakan, "Bunda jgn nangis..aku kan pinter..tp aku ga mau tidur sama bunda yaaa..aku maunya sama dokter ganteng/cantik aja.."

Respon dari netizen beragam, kebanyakan mengaku simpati dan menyesalkan tindakan sang ibu yang terlalu terobsesi hingga membuat anaknya dalam kondisi memprihatinkan.

"Sedih bacanya, kasian masih kecil gitu," tulis akun fa ‏@fafafafatur di Twitter.

Sementara itu, akun Inay Malik menuliskan "Mengharukan dan mengingatkan kt sbg org tua untuk tdk memaksakan ambisi dan kehendak pd anak2 kita, mereka punya batas dan kemampuan yang berbeda dan yg pasti setiap ank punya keistimewaan sendiri2."

(Nay)
Komentar