9 Kesalahan Terbesar Pebisnis Muda

Kamis, 09 Oktober 2014 11:45
9 Kesalahan Terbesar Pebisnis Mudailustrasi @schaumburg-il.opendi.us

Peluang kesuksesan seorang pebisnis memang lebih menjanjikan. Kenapa kita harus bekerja untuk orang lain jika kita bisa membuat bisnis kita sendiri.

Namun, menjadi seorang pebisnis juga tak mudah, membuahkan profit dari usaha yang masih belum banyak dikenal orang merupakan tantangan terbesar seorang pebisnis muda. Jika bisnis tersebut telah banyak dikenal, maka perlu usaha yang cukup keras untuk mempertahankan usahanya.

Sebuah usaha yang telah berjalan selama bertahun-tahun bisa collapse begitu saja, apalagi sebuah usaha yang baru di mulai. Dari sekian banyak penyebab kegagalan dari sebuah bisnis, terdapat 9 kesalahan utama yang biasa dilakukan seorang pebisnis muda, yaitu:

1. Terlalu banyak ide

Untuk mengembangkan sebuah usaha, ide segar memang selalu dibutuhkan untuk membuat produk Anda selalu baru. Namun, terlalu banyak ide juga tidak baik untuk usaha Anda. Di sini AndaAnda perlu keberanian untuk menindaklanjuti ide atau peluang usaha yang ingin Anda jalankan nanti.

2. Kurang mengembangkan skill

Untuk memulai suatu bisnis, maka sebaiknya mulai dari bisnis yang sesuai dengan skill Anda. Jangan cepat puas dengan skill yang Anda miliki, Anda perlu ingat bahwa semua ilmu pengetahuan selalu berkembang pesat setiap saat. Pengembangan skill sangat diperlukan untuk memenuhi tuntutan ini agar usaha selalu bertahan dan mampu berkembang.

3. Kurangnya jiwa wirausaha

Sebelum memulai sebuah bisnis, seorang pebisnis harus berani mengambil risiko bisnis yang ia ambil gagal di kemudian hari. Seorang pebisnis juga harus berani bermimpi besar, berani mencoba dan percaya diri.

4. Takut mengambil risiko

Seorang pebisnis muda biasanya terlalu takut untuk keluar dari "zona aman" dan tak mau mengambil risiko yang kemungkinan dapat membuat bisnis yang telah ada bangkrut. Namun sebagai pebisnis, Anda harus berani mengambil keputusan dari bisnis yang akan dijalankan.

5. Tidak sabar

Setiap bisnis memiliki proses dan tahapan-tahapan. Rasa tak sabar dan ingin hasil yang cepat membuat seorang pebisnis terancam keluar dari bisnis yang dijalankan.

6. Tidak tekun

Tekun merupakan kunci sukses seorang pebisnis muda. Sebaliknya, jika Anda tidak tekun dalam bisnis, kegagalanlah yang akan menghampiri Anda.

7. Tidak menjaga kualitas mutu

Semua bisnis baik barang maupun jasa selalu berhubungan dengan konsumen. Sebagai seorang pebisnis, Anda harus terus menjaga dan terus meningkatkan kualitas mutu barang dan jasa yang Anda tawarkan. Jika pelanggan merasa mutu produk dan jasa dari bisnis Anda menurun, maka mereka akan menjauh.

8. Rancunya keuangan perusahaan

Anda harus bisa membedakan mana modal mana profit, mana uang pribadi dan mana uang perusahaan. Jika pengelolaan keuangan tersebut rancu maka akan membuat usaha tidak bisa fokus dalam mengelola modal dan keuntungan. Bisa-bisa profit terpakai dan mempengaruhi jumlah modal yang berakhir dengan kurangnya jumlah produksi.

9. Kurang disiplin

Disiplin memang harus diterapkan di bidang pekerjaan apapun. Baik itu disiplin waktu, kerja, rencana dan lainnya. Dengan menjadi seorang pebisnis Anda tidak bisa seenaknya terhadap kedisiplinan, karena hal ini akan berpengaruh kepada cara kerja karyawan Anda.

(okta)
Komentar