Hindari Risiko Kanker dengan Masturbasi

Sabtu, 20 September 2014 22:00
Hindari Risiko Kanker dengan Masturbasiilustrasi @steadyhealth.com

Berbicara masalah masturbasi di budaya Indonesia memang masih terdengar tabu, namun tak sedikit pula yang mengaku pernah hingga seling melakukan aktivitas self service tersebut.

Di balik isu masturbasi yang berpengaruh buruk terhadap kesehatan, The Times of India melansir beberapa manfaat masturbasi bagi kesehatan, emosional dan psikologis seseorang, baik pria maupun wanita.

Pada perempuan, aktivitas masturbasi mampu merangsang sirkulasi dalam organ tubuh, cairan dari kelenjar seksual juga terbukti ampuh membantu organ-organ tubuh bekerja lebih baik lagi. Bahkan dengan mendapatkan orgasme dari masturbasi mampu meringankan nyeri datang bulan dan memberikan efek menenangkan.

Sebuah survei menyebutkan bahwa sebanyak 60% wanita di dunia sengaja memalsukan orgasme mereka ketika berhubungan dengan suaminya. Dan dengan masturbasi, 70% wanita tersebut mengaku lebih mudah mendapatkan orgasme. Selain itu, rutin masturbasi juga mampu mencegah infeksi serviks dan infeksi saluran kemih.

Pada pria, masturbasi merupakan cara melepaskan sperma lama mereka. Setiap hari testis pria memproduksi sperma yang jika tidak dikeluarkan maka akan dikeluarkan secara alami oleh tubuh melalui mimpi basah. Selain itu, manfaat masturbasi pada pria di sebut-sebut mampu mengurangi risiko kanker prostat.

Selain manfaat kesehatan, masturbasi juga memberikan manfaat positif pada emosional dan psikologis seseorang. Saat masturbasi dan mencapai orgasme, maka tubuh akan mengeluarkan hormon yang mampu memberikan efek ketenangan dan mampu mengurangi stres serta meningkatkan kualitas kehidupan seksual.

(okta)
Komentar