Membaca Tablet atau Smartphone Sebelum Tidur Ternyata Buruk untuk Kesehatan

Rabu, 23 April 2014 09:00
Membaca Tablet atau Smartphone Sebelum Tidur Ternyata Buruk untuk KesehatanIlustrasi @lifehacker.com
Mungkin sudah banyak yang mengetahui dan memahami bahwa menonton barang elektronik akan mengganggu atau mencegah tidur. Akan tetapi penelitian dari National Sleep Foundation menemukan bahwa 95% dari masyarakat menatap layar perangkat mereka, baik untuk memeriksa email sebelum tidur, maupun untuk membaca-baca status jejaring sosial. Akibatnya dua pertiga mengaku bahwa mereka tidak cukup tidur selama berminggu-minggu.

Terbukti dari eksperimen yang dilakukan oleh Kim McCormick, seorang terapis yang menjauhkan ponsel dari sisi tempat tidurnya selama sebulan, dia mendapatkan pengalaman tidur yang menyenangkan. Penelitian lanjutan menunjukkan bahwa sebenarnya ketika seseorang akan tidur, maka otak akan mengubah pola aktivitasnya dan mempersiapkan diri untuk beristirahat. Akan tetapi bila kemudian seseorang membaca-baca email atau bermain jejaring sosial kembali sebelum tidur, maka otak akan menjadi bingung dan mengira ini saatnya untuk bekerja atau terjaga. Inilah yang menjadikan tidur menjadi kurang nyenyak.

Charles Czeisler dari Harvard Medical School dan Bringham and Women’s Hospital di Boston menyatakan bahwa paparan cahaya artifisial sebelum tidur dapat meningkatkan keterjagaan dan kewaspadaan, sehingga menekan melatonin, hormon yang mendukung untuk tidur.

Oleh karena itu, bila kamu ingin tidur dengan pulas dan menyenangkan, cobalah untuk tidak membawa perangkat kamu ke kamar tidur. Kamu akan mendapati bahwa tidurmu akan lebih nyenyak, tubuh lebih segar ketika bangun, disamping itu kamu tidak akan mendapati gangguan di mana ponselmu berdering di kala malam.
(ec)
Komentar