Keuntungan Menjadi Peserta BPJS Kesehatan

Kamis, 02 Januari 2014 15:45
Keuntungan Menjadi Peserta BPJS Kesehatan
Mulai Januari 2014 PT Askes (Persero) akan berubah menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Seluruh warga Indonesia memiliki kewajiban untuk menjadi peserta BPJS. Apa manfaat menjadi peserta BPJS Kesehatan?

Jika kalian menjadi peserta BPJS kalian memiliki jaminan kesehatan yang tidak terbatas dengan iuran yang murah. Setiap peserta BPJS Kesehatan berhak mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan PT Askes (Persero), sesuai dengan hak dan ketentuan yang berlaku.

Biaya pengobatan yang ditanggung BPJS : 

1. Istri / suami yang sah dari peserta yang mendapat tunjangan istri/suami (Daftar istri / suami yang sah yang tercantum dalam daftar gaji / slip gaji, dan termasuk dalam daftar penerima pensiun/carik Dapem)

2. Anak (anak kandung / anak tiri / anak angkat) yang sah dari peserta yang mendapat tunjangan anak, yang tercantum dalam daftar gaji/slip gaji, termasuk dalam daftar penerima pensiun/carik Dapem, belum berumur 21 tahun atau telah berumur 21 tahun sampai 25 tahun namun masih mengikuti pendidikan formal, belum menikah, belum berpenghasilan dan masih menjadi tanggungan peserta.

3. Jumlah anak yang ditanggung maksimal 2 (dua) anak sesuai dengan urutan tanggal lahir, termasuk didalamnya anak angkat maksimal satu orang.

Selain itu BPJS juga memberikan pelayanan ambulance, forensik, pemulasan jenazah. Peserta BPJS juga mendapatkan biaya kesehatan gratis untuk semua jenis penyakit.

"Misalkan ada peserta yang sakit jantung dan harus operasi, misalnya biayanya Rp 160 juta ya kita tanggung. Ada lagi misalnya sakit terus harus cuci darah seminggu 3 kali, sebulan berapa kali tuh, misalnya sekali cuci darah Rp 800 ribu dikali sebulan sudah berapa, itu kita bayarkan walaupun seumur hidup," jelas Direktur Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga Askes Endang Tidarwati Wahyuningsih, Selasa (31/12), seperti yang dikutip dari detikFinance.

Jika peserta telah berhenti dari pekerjaannya dan belum mendapatkan pekerjaan sehingga tidak ada penghasilan untuk membayar premi, maka biaya pengobatan masih ditanggung selama 6 bulan.

"Bahkan kalau ada pegawai yang di-PHK, 6 bulan masih ditanggung karena dianggap tidak mampu, nanti di bulan ke-7 ketika sudah bekerja lagi, bisa dilanjutkan bayar lagi, tapi kalau memang nggak dapat-dapat kerja ya akan kita masukkan sebagai masyarakat tidak mampu," terangnya.

Peserta BPJS yang tergolong fakir miskin dan tidak mampu akan tergolong menjadi peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran), nantinya premi atau iuran akan dibayar oleh pemerintah. (ec)

Berita, Jadwal & Hasil Pertandingan Piala Dunia 2014 Brasil

Komentar