Jangan Percaya Pengemis Sakit atau Cacat

Jum'at, 29 November 2013 12:10
Jangan Percaya Pengemis Sakit atau CacatIlustrasi pengemis @kompas.com
Ditangkapnya pengemis kaya, Walang (54) dan Sa'aran (70) yang membawa uang Rp 25 juta mengejutkan publik Indonesia. Hal ini bukti jika tidak semua pengemis adalah orang yang tak mampu. [Baca: Sehari, Walang 'Pengemis Kaya' Dapat Rp 100 Ribu Hingga Rp 1 Juta]

Meski singgah di emperan toko saat mengemis di Jakarta, Walang memiliki rumah permanen di kampung halamannya, Subang, Jawa Barat. Walang juga mengaku sempat bisnis jual beli hewan ternak. Hal ini sebagai bukti jika Walang merupakan orang mampu.

"Mereka orang mampu, orang berpunya. Karena punya uang, dan punya rumah," kata Kepala Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 Purwono saat ditemui di panti, Kamis (28/11), seperti yang dikutip dari Liputan6.

Saat mengemis, Sa'aran berbaring di gerobak dan berpura-pura sebagai tunawicara. Hal ini dia lakukan agar banyak orang yang merasa kasihan dan akhirnya memberikan uang. [Baca: Inilah Trik Jitu 'Pengemis Kaya' Walang saat Mengemis]

Purwono juga mengungkapkan jika banyak pengemis berpura-pura sakit dan cacat untuk menarik perhatian masyarakat. "Jangan percaya kalau ada pengemis pura-pura sakit atau pura-pura pincang. Ini buktinya," lanjut Purwono.Purwono meminta kepada masyarakat agar tidak lagi memberikan sedekah kepada pengemis dan pengamen di jalanan. "Kami imbau warga yang ingin bersedekah, lebih baik langsung menyalurkan ke panti sosial atau di tempat-tempat resmi. Di sini banyak yang membutuhkan," tandas Purwono.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengungkapkan jika pihaknya akan mengenakan denda kepada pemberi uang pengemis, hal ini sesuai dengan Perda No 8 Tahun 2007. [Baca: Beri Pengemis Kena Denda Rp 500 Ribu]

(ec)
Komentar