Merasa Dicemarkan, PSSI Boikot TVOne dan ANTV

Merasa Dicemarkan, PSSI Boikot TVOne dan ANTV
PSSI menyatakan secara resmi memboikot media televisi nasional yaitu TVOne dan ANTV karena media televisi ini dinilai melakukan pemelintiran berita tentang PSSI yang merupakan federasi sepak bola nasional.

Dilansir dari Antara, Deputi Sekjen PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Mukadar di Jakarta, mengatakan salah satu bentuk pemboikotan itu adalah tidak akan menghadiri undangan TVOne dalam acara Indonesia Lawyer Club.


"Nanti malam seharusnya saya, Pak Catur dan Pak Finanta Rudy diundang acara itu (ILC), tapi setelah dirapatkan dengan jajaran pengurus lainnya ditetapkan kami memilih datang ke undangan yang lain yaitu ke Beritasatu TV," katanya di Kantor PSSI Senayan.


Selama PSSI dibawah Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie, tidak ada kesalahan yang dipublikasikan. Namun, setelah ketua PSSI diganti, media televisi tersebut selalu menganggap PSSI saat ini selalu salah.


"Masih banyak media yang bisa dipakai. Tetapi meski diboikot, kedua media itu tetap bisa melakukan liputan di sini. Jika dilarang, PSSI yang salah. Semua kan ada aturannya," kata mantan manajer klub Persebaya Surabaya itu.


Dirinya menambahkan pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti berita kedua televisi nasional itu yang dinilai tidak sesuai dengan kenyataan. Atas masalah tersebut PSSI juga berencana melakukan somasi dan melaporkan ke Komite Penyiaran Indonesia (KPI).


"Sekarang kami masih mengumpulkan bukti-bukti. Setelah semuanya lengkap baru dilakukan langkah selanjutnya," ucap Saleh, menegaskan.


Kondisi ini membuat banyak media fokus memberitakan permasalahan yang terjadi mulai masalah kompetisi, tim nasional hingga internal PSSI sendiri.


Masa kepemimpinan Djohar Arifin Husin semakin menarik perhatian dengan dicopotnya Alfred Riedl sebagai pelatih timnas senior, meski prestasi yang diraih cukup gemilang. Disusul dengan dualisme kompetisi antara IPL dan ISL, yang sampai saat ini belum terpecahkan.


Tidak hanya itu, empat anggota Komite Eksekutif PSSI yaitu Roberto Rouw, La Nyalla Mattalitti, Erwin Dwi Budiawan dan Tony Apriliani dicopot dari PSSI karena dianggap membela ISL. Dan terbaru kekalahan timnas 0-10 dari Bahrain pada Pra-Piala Dunia 2014.