Pemenggalan Tentara Inggris Bukan Tindakan Islami

Kamis, 23 Mei 2013 15:45
Pemenggalan Tentara Inggris Bukan Tindakan IslamiPembunuhan sadis di jalanan Inggris @news.com.au
Pembunuhan sadis tentara Inggris menimbulkan rasa khawatir adanya serangan balasan terhadap warga muslim di Inggris. Dewan Muslim di Inggris menyatakan peristiwa ini akan menimbulkan ketegangan di Inggris.

"Ini benar-benar aksi barbar yang tak punya dasar dalam Islam dan kami mengutuk ini," pernyataan dewan, dilansir news.com.au.

"Kami tahu bahwa korban merupakan anggota Angkatan Bersenjata. Muslim pun telah lama bergabung dalam Angkatan Bersenjata negara ini, dengan bangga dan dengan hormat. Serangan terhadap anggota Angkatan Bersenjata ini keji, dan tak ada hal yang bisa membenarkan pembunuhan ini," tambah dewan Muslim Inggris.

Dua pelaku juga sempat berkoar bahwa aksi pembunuhan ini sebagai balasa dendam bagi muslim yang tewas setiap harinya di daerah konflik. Hal ini akan berakibat pada seluruh warga Muslim di seluruh Inggris.

Selain menangkap pelaku pembunuhan. Polisi juga menangkap dua pria yang menyerang dua masjid di Inggris. Salah satuya, seorang pria 43 tahun yang ditahan karena dugaan akan membakar masjid. Sebelumnya, dirinya dilaporkan berjalan ke arah rumah ibadah di Braintree, Essex itu membawa pisau. Beberapa jam setelah insiden pemenggalan terjadi.

"Masjid lokal di Braintree diserang pria yang membawa pisau dan peralatan untuk membakar. Pria itu ditahan. Tak ada satu orang pun yang terluka," kata anggota dewan setempat, Brooks Newmark, seperti dimuat news.com.au

"Saya baru bertemu sejumlah pemimpin masjid di Braintree yang diserang malam ini. Terima kasih pada petugas polisi lokal yang merespons dengan cepat." tambahnya.

Sejam kemudian, sebuah masjid di Gillingham jadi sasaran pengrusakan.

Pemimpin Masjid Braintree, Sikander Saleemy mengatakan, apa yang terjadi pada masjid adalah "serangan balas dendam".

"Polisi mengatakan masih terlalu awal untuk mengaitkan apa yang terjadi di Woolwich dan di sini. Namun, kami merasa itu adalah serangan balasan," ujar dia. 

Saleemy menegaskan, pihaknya mengutuk keras serangan yang terjadi di Woolwich.

"Itu tak ada hubungannya dengan kami. Itu adalah teror mengerikan, yang sama sekali tidak Islami," kata dia. "Sayangnya saat ini orang-orang akan menyalahkan umat Islam."

Sementara Menteri Dalam Negeri Inggris Theresa May menyatakan, serangan ini merupakan serangan terhadap seluruh Inggris dan tak akan ditolerir.

Pada Rabu (22/5), dua pelaku berkulit hitam menyerang seorang tentara Inggris di jalanan yang ramai dengan pisau dan golok, yang dekat dengan barak militer Inggris.(ec)

Berita, Jadwal & Hasil Pertandingan Piala Dunia 2014 Brasil

Komentar