Ayah Istri Ke-7 Eyang Subur Ancam Bunuh Subur

Selasa, 30 April 2013 18:45
Ayah Istri Ke-7 Eyang Subur Ancam Bunuh SuburMertua ancam bunuh Eyang Subur @life.viva.co.id
Kasus Eyang Subur masih berlanjut. Kali ini orangtua Ani yang merupakan istri ketujuh Eyang Subur melaporka Subur ke Komnas Perempuan.

Orangtua Ani marah karena tidak bisa menemui anak perempuan mereka sejak tahun 2009. Selama 8 tahun menikah dengan Eyang, Ani tidak bisa pulang.

Arya Wiguna yang merupakan paman dari Ani mendampingi Ade Junaedi dan Lilis, orangtua Ani ke Komnas Perempuan dengan dua pasal, yakni perzinahan dan penggelapan asal usul pernikahan.

"Hari ini kami didukung Komnas Perempuan. Dengan bapak Anik, Ade, ibunya Ani, ibu Lilis, semua bersatu melapor Pasal 280 dan 284 tentang perzinahan dan penggelapan asal usul pernikahan. Enggak ada niat baik Subur. Subur cepat lepaskan Anik," ujar Arya di Kantor Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/4), seperti dilansir dari kapanlagi.com.

Ade Junaidi mengaku tidak takut dengan Eyang Subur dan hukum.

"Subur, saya mau ambil anak saya jauh-jauh dari Cianjur. Itu hak saya. Saya nggak takut hukum. Saya ngga takut Subur," ujar Ade.

Dirinya bahkan mengancam akan membunuh Subur.

"Saya akan membunuh si Subur! Saya tida takut mati. Biarin saya udah tua, besok saya juga mati," lanjutnya.

Ani, istri ketujuh Eyang SuburAni, istri ketujuh Eyang Subur @kapanlagi.com

Laporan ini terkesan terlambat. Arya mengaku sengaja menunda laporan untuk menunggu Fatwa MUI yang menyatakan Eyang melanggar Syariat Islam.

"Kami menunggu fatwa MUI, pasal santet kan nggak ada. Ada penyimpangan, penistaan agama, istri lebih dari empat itu kan penyalahan ya. Kita enggak usah flashback ya, fatwa sudah keluar. Kalau kemarin enggak ada fatwa," ungkap Arya.

Ade mengaku selama ini diam jika berada di rumah Eyang Subur. Kali ini, Ade akan menyuarakan kebenaran yang terjadi.

"Kalau saya ke sana sendiri saya akan berantem. Sekarang mulut saya sudah terbuka, kalau dulu mulut saya terkunci," tandasnya.

Orangtua Ani juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk menyelesaikan masalahnya. Namun, jika proses lama, maka Ade akan pakai hukum rimba.

"Kalau lamban, saya akan ambil paksa pakai hukum rimba. Saya enggak bakal melibatkan orang lain, saya akan turun sendiri demi membela anak saya," kata Ade, seperti dilansir dari okezone.com. (ec)

Berita, Jadwal & Hasil Pertandingan Piala Dunia 2014 Brasil

Komentar