Dokumen Rahasia FBI Tentang UFO Paling Populer Diakses Publik

Jum'at, 29 Maret 2013 13:30
Dokumen Rahasia FBI Tentang UFO Paling Populer Diakses PublikAlien UFO @dialspace.dial.pipex.com
Sesuai UU Kebebasan Informasi, Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau FBI akhirnya membeberkan sejumlah dokumen rahasia sejak 2011 melalui situs vault.fbi.gov.

Dan, dokumen rahasia tahun 1950 tentang UFO, yang paling banyak diakses oleh publik adalah sebuah memo dalam kurun waktu 2 tahun. 

Memo yang disebut Hottel itu pertama kali dirilis tahun 1970-an, namun popularitasnya melejit setelah FBI mempublikasikannya di dunia maya.

Dokumen ini ditulis pada Maret 1950, untuk Direktur FBI, J. Edgar Hoover. Penulis memo ini adalah Guy Hottel, yang kemudian menjadi kepala biro lapangan FBI di Washington DC, yang melaporkan seorang penyelidik Angkatan Udara mendapatkan cerita tentang jatuhnya piring terbang atau UFO.

"Investigator Angkatan Udara menyatakan, apa yang dikatakan sebagai tiga piring terbang telah ditemukan di New Mexico," tulisan dalam memo yang bertanggal 22 Maret 1950, seperti yang dilansir dari Huffington Post.

"Benda itu dideskripsikan sebagai benda melingkar dengan bagian tengah lebih tinggi, diameternya sekitar 50 kaki atau sekitar 15 meter. Masing-masing piring terbang berisi tiga mahluk -- mirip manusia -- namun tingginya hanya tiga kaki (kurang dari 1 meter), memakai pakaian metalik bertekstur halus. Mereka mengenakan kostum mirip penerjun payung atau pilot tes pesawat."

"Menurut informan, Mr ..(dihapus), piring terbang itu ditemukan di New Mexico." isi tulisan tersebut.

Dokumen ini tampak membenarkan adanya alien atau UFO, namun pejabat FBI mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (25/3/2013), memo ini tidak membuktikan keberadaan UFO, melainkan hanyalah sebuah klaim dari tangan kedua dan ketiga yang tidak pernah diselidiki.

Pejabat FBI juga mengatakan, tidak ada alasan untuk percaya bahwa cerita tersebut ada hubungannya dengan kecelakaan yang terkenal di Roswell di New Mexico tahun 1947 silam. Meksi, Hoover memang memerintahkan agen-agennya untuk memverifikasi penampakan UFO setelah insiden Roswell dan sampai Juli 1950.

Dokumen rahasia FBI tentang UFO
Selain itu, ada lagi dokumen yang berhubungan dengan UFO yang membuat kepanikan Gedung Putih menghadapi kasus misterius yaitu penculikan dan mutilasi sapi.

Dokumen itu menjelaskan bahwa ada sekitar 8.000 sapi yang diculik oleh UFO dan mereka akhirnya dimutiliasi dan dan dilempar kembali dari udara, tepatnya di selatan Amerika Serikat pada tahun 1970-an.

Dokumen ini menjelaskan secara detil, bahwa alien mengambil sebagian bagian tubuh korban, seperti organ seksual dan lidahnya. Bahkan, dalam beberapa kasus, darah sapi dikuras.

"Binatang-binatang ini dijemput menggunakan pesawat, dimutilasi di suatu tempat, lalu pesawat itu kembali dan menjatuhkannya." salah satu teori yang dikemukakan salah satu penyidik kejadian ini.

"Mutilasi yang identik terjadi di hampir semua wilayah barat daya. Siapapun yang bertanggung jawab atas kejadian ini, pastinya terorganisasi dengan baik, dengan penguasaan teknologi dan uang yang tak terbatas. Juga bersifat rahasia." tambahnya.

Ketika berita ini menyebar ke Gedung Putih tahun 1979, dan membuat kepanikan. Hal ini terlihat dari surat Jaksa Agung AS saat itu, Griffin Bell pada senator Harrison Schmitt, "Materi yang dikirimkan pada saya mengindikasikan sebuah fenomena paling aneh yang pernah saya tahu" seperti yang dilansir dari The Sun. 

Dalam satu kasus, sapi jantan berusia 11 bulan dijatuhkan dari udara, dalam kondisi mati dan organ kelaminnya dipotong.

"Sapi jantan itu mengalami memar di sekitar dada, diduga adalah bekas tali digunakan untuk menurunkan hewan dari pesawat. Daging di bawah kulitnya berwarna merah muda." tulis laporan polisi terkait kasus ini.

"Penjelasannya, darah berwarna merah muda diakibatkan radiasi yang digunakan untuk membunuh hewan itu. Baik hati maupun jantungnya lembek."

Kemudian, sebuah laporan yang datang dari wilayah Dulce pada 1976 menyatakan telah ditemukan bekas pendaratan pesawat berbentuk segitiga. Agen-agen FBI lantas disebar ke seluruh wilayah pertanian, untuk menyelidiki kasus ini.

"Departemen Kehakiman memerintahkan pada divisi kriminalnya untuk menyelidikan apakah fenomena mutilasi binatang itu ada kaitannya dengan ritual atau upacara tertentu." tulis sebuah laporan pada tahun 1979.
(ec)

Berita, Jadwal & Hasil Pertandingan Piala Dunia 2014 Brasil

Komentar