Pamer Foto Telanjang Dada di Facebook, Gadis Tunisia Akan Dirajam

Senin, 25 Maret 2013 18:00
Pamer Foto Telanjang Dada di Facebook, Gadis Tunisia Akan DirajamAmina, aktivis Femen @huffingtonpost
Aktivis Femen, Amina membuat kontroversi karena mengunggah foto bugilnya di Facebook. Ulama Salafi Tunisia, Alami Adel meminta gadis 19 tahun itu dirajam sampai mati.

"Sesuai hukum agama, gadis itu layak mendapatkan 80 sampai 100 kali cambukan. Namun, apa yang dia lakukan lebih dari itu. Dia layak dirajam sampai mati dan dia harus dikarantina karena apa yang dilakukannya bisa mewabah," kata Alami, seperti yang dilansir dari Al Arabiya.

"Dia seperti seseorang yang menderita penyakit serius dan menular. Dia harus dikucilkan dan diobati," lanjut dia Alami, seperti dikutip surat kabar asal Tunisia AssabahNews.

Amina, adalah anggota gerakan dan kelompok Femen dan mengunggah foto dirinya sedang bertelanjang dada sambil merokok. Tidak hanya itu saja, di bagian dadanya, ada tulisan bahasa Arab yang berarti 'Tubuh saya adalah milik saya'.

Menurut pemimpin gerakan Femen, Inna Shevchenko, mengungkapkan bahwa Amina oleh orang tuanya ingin dibawa ke sebuah rumah sakit jiwa di Tunisia.

Sedangkan media di Tunisia menulis, aksi Amina bisa mendapat hukuman lebih dari dua tahun penjara dan denda antara Rp 500 ribu sampai Rp 5 juta.

Ancaman terhapat Aminan membuat 10 ribu orang menandatangani petisi yang menyerukan menuntut siapa saja yang ingin mengancam nyawa Amina.

Akun Facebook milik Femen dikabarkan telah diretas, video dan gambar di halaman Facebook tersebut dilaporkan telah diganti oleh ayat-ayat Alquran.

(ec)
Komentar