Santet Masuk Undang-undang Hukum Pidana Baru

Jum'at, 22 Maret 2013 20:00
Santet Masuk Undang-undang Hukum Pidana BaruIlustrasi gambar @deviantart.net
Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru telah diserahkan ke DPR. Dan pasal santet masuk dalam dafatr KUHP baru ini.

Dalam daftar KUHP baru ini terdapat 197 pasal tambahan. Dan yang paling menyita perhatain serta terkesan kontroversial adalah dimana didapati pula pasal santet.

Di KUHP baru itu santet masuk dalam Pasal 293, Ayat 1 dimana berbunyi:

"(1) Setiap orang yang menyatakan dirinya mempunyai kekuatan gaib, memberitahukan, memberikan harapan, menawarkan atau memberikan bantuan jasa kepada orang lain bahwa karena perbuatannya dapat menimbulkan penderitaan mental atau fisik seseorang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana denda paling banyak Kategori IV;

(2) Jika pembuat tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 melakukan perbuatan tersebut untuk mencari keuntungan atau menjadikan sebagai mata pencaharian atau kebiasaan, maka pidananya ditambah dengan sepertiga."

Dan menurut pakar hukum dari Universitas Sumatera Utara, Dr Pedastaren Tarigan, pasal tentang santet inipun dianggap sangat tidak rasional.

"Santet akan sulit dibuktikan dan begitu pula oleh aparat penegak hukum yang menangani perkaranya," kata Pedastaren, di Medan, Kamis (21/3) seperti dilansir Kompas.
(rha)
Komentar