Pengguna Facebook 'Paksa' Jokowi jadi Presiden 2014

Kamis, 07 Februari 2013 18:30
Pengguna Facebook 'Paksa' Jokowi jadi Presiden 2014Jokowi dipaksa jadi Presiden 2014 @kompas.com
Muncul halaman "Gerakan Memaksa Jokowi untuk Siap jadi Capres 2014" di Facebook, halaman yang dibuat pada 2 Februari 2013 ini semakin mendapat banyak respon.

"Terlalu Lama menunggu sampai tahun 2019, apabila Jokowi baru akan Siap menjadi Capres 2019. Sebaiknya mulai saat ini kita Paksa Jokowi untuk SIAP Menjadi Capres 2014 untuk Mempercepat Perbaikan Negeri Ini dan Menjadikan Indonesia Baru." keterangan halaman Facebook tersebut.

Sebagian besar pengguna Facebook yang like halaman yang beralamatkan di http://www.facebook.com/GerakanMemaksaJokowiUntukSiapJadiCapres2014 ini mendukug jika Jokowi nyapres pada 2014.

"walikota terbaik 3 dunia, dengan no 1 dari spanyol, no 2 dari australia,,,masih butuh bukti lagi? sby, prabowo, megawati, jusuf kalla dan semua kandidat balon presiden saja kalo jadi walikota belum tentu bisa berprestasi gitu??? kenapa masih mau berlama2 lagi??? 2014, jokowi presiden terbaik di dunia no 7 juga sudah bagus,,," tulis komentar akun Dealfad Stonesholic.

"Jokowi yg sdh punya pengalaman jd Walikota Solo menjadi harapan semua orang, dan memang yg bagus itu bukan "meminta" untuk jd Presiden tetapi "diminta" atau dgn kt lain diberi Amanah, asalkan tetap komit dan konsisten mengabdikan diri, bravo Pak Jokowi" lanjut akun Sarkowi Rofie.

Namun, beberapa akun memilih untuk melihat aksi Jokowi dan Ahok dalam atasi masalah Jakarta saat ini.

"ga usah terburu" juga sih...biarkan pak jokowi ahok mendalami lebih detailnya jakarta dulu..setelah di pelajari lebih mendalam baru dah mendalami seluk beluk seluruh indonesia...jakarta kan pusat ibu kota...klo masalah pak jokowi jadi presiden ga usah di usurh lagi...warga indonesia pun dengan sendirinya pasti milih jokowi ahok....
tetap semangat.....pak jokowi ahok kami dsni mendoakan kesuksesan mu...." tulis Irvan InHere.

Sebelumnya, Jokowi mengaku tidak tertarik menjadi Capres Presiden 2014 dan tetap ingin fokus menjadi gubernur sampai masa jabatannya selesai.

Dilansir dari merdeka.com, berdasarkan data dari survei Tim Pusat Data Bersatu (PDB) pimpinan Didik J Rachbini. Joko Widodo sebagai capres dengan tingkat elektabilitas tertinggi.

Sebanyak 21,2 persen responden memilih Jokowi dikuntit Prabowo dengan 17,1 persen.
 Megawati dengan 11,5 persen disusul Rhoma Irama 10,4 persen. Sedangkan Aburizal Bakrie 9,7 persen, kemudian Jusuf kalla 7,1 persen dan disusul nama-nama lain seperti Mahfud MD, Wiranto, dan Dahlan Iskan.

Dari 13 nama yang dipamerkan sebagai tokoh potensial capres 2014, Jokowi tetap menduduki urutan pertama dengan 21,2 persen. "Prabowo 18,4 persen, Megawati 13,0 persen, Rhoma 10,4 persen, Aburizal Bakrie 9,3 persen, Jusuf Kalla 7,8 persen, dan Wiranto3,5 persen," jelas Didik J Rachbini di Jakarta, Rabu (6/2).

(ec)

Berita, Jadwal & Hasil Pertandingan Piala Dunia 2014 Brasil

Komentar