Sering Banting Senjata, Payudara Tentara Jerman Membesar

Jum'at, 25 Januari 2013 18:15
Sering Banting Senjata, Payudara Tentara Jerman MembesarIlustrasi Tentara Jerman @jezebel
Karena sering membantingkan senjata berat ke dada kiri saat latihan, sejumlah tentara Jerman payudara sebelah kirinya membesar.

Dilansir dari Huffington Post, bahwa kelenjar susu puluhan tentara di unit Wachbataillon terangsang karena latihan yang dilakukan tentara tersebut.

Professor Bjorn Krapohl, Direktur Bedah Plastik di rumah sakit militer di Berlin mengatakan bahwa membantingkan senapan berat di dada sisi kiri selama latihan bisa merangsang kelenjar pria yang memproduksi hormon dan menciptakan efek payudara di satu sisi.

Ada sekitar 74% anggota Wachbataillon yang memeriksakan diri mereka ke petugas medis militer karena mengalami kondisi yang disebut gynecomastia satu sisi. 

"Ada hubungan yang sangat signifikan antara aktivitas di Batalyon Guard dan perkembangan payudara pada sisi kiri," kata Profesor Krapohl.

Profesor mengimbau para pejabat militer untuk mempertimbangkan mengubah cara latihan tentara.

"Mereka perlu mengubah cara latihan. Membanting secara konstan senapan di dada kiri jelas merupakan faktor penting," ujarnya.

Berdasarkan data resmi terdapat 211 pasien laki-laki yang dioperasi karena kondisi gynecomastia, 35 orang berasal dari elit Wachbataillon.

Petinggi militer berjanji akan meneliti kondisi ini dan akan menyesuaikan latihan batalyon. "Para prajurit yang terkena kondisi tersebut sedang diawasi secara medis dan diperlakukan secara individual," ujar juru bicara militer.
(ec)
Komentar