Namun Kita Tak Pasti..

Selasa, 24 Januari 2012 01:09

tak terasa hari melaju berlalu
mengais waktu menembus usia
menuju surya yang hendak melambai pulang
menuju pembaringan abadi di ranah pemakaman

dibalik awan hujan t ada
dalam bilik umur panjang amalan bertanya
laksana daun berperan jatuh di musim keguguran
satu persatu tutupi tanah tempat kembali
pengulangan waktu ternyata cepat sekali berlabuh

tahun ini betapa tebalnya tanah tertutupi rerontokan iman dan keyakinan
sedang usia kembali dicopot satu-satu
sedang nurani sedikit dipakani
berkuranglah durasi hidup
terpinggirkan desak waktu bertiup

dunia dan usia adalah sebuah niscaya
niscaya batang menuai tua
niscaya sang kura2 pengembara yang kembali pulang ke tempat kelahiran
di tepi pantai, dalam pasir putih, dibawah nyiur terurai
dengan jiwa yang putih dan perut berisi

namun kita tak pasti…..
dibawah panji 19
tetapkanlah lilin itu menyala diantara selasar bintang
menerangi semangat pengabdian
mengusap dahi di persujudan

tetaplah sebagai insan yang penuh keinginan
memperbaiki citra dan kinerja
hingga kepulan amal menjadi ledakan hebat di padang panjang penantian,,,,,
selamat ulang tahun…jagalah panji 19 terkenang abadi
sebagai permulaan dan awal segala perubahan

tasikmalaya, 28 Agustus 08

(Muhammad Abduh Al Afghani, kumpulan-puisi.com/rha)
Komentar