7 Fakta Miris Tentang PSK

Sabtu, 28 Juli 2012
7 Fakta Miris Tentang PSK
Sekalipun banyak orang yang tahu jika profesi PSK (pekerja seks komersial) adalah pekerjaan yang hina, tak jarang pelakunya pun dikucilkan dari sosialisasi masyarakat, namun jauh di balik fakta negatif tersebut terucap beberapa pengakuan miris mengenai hidup para PSK ini.

Menjadi seorang PSK bukanlah pilihan hidup melainkan paksaan hidup, dimana di negara yang kaya namun miskin rakyatnya ini hidup sangat keras. Pekerjaan sulit mencarinya, sedangkan hidup selalu menuntut dan tak akan menunggu. Dan jika anda tergolong pada kelompok yang memandang sebelah mata PSK, simak beberapa ungkapan miris berikut : 

1. Tak menikmati hubungan seksual

Jika anda pikir wanita yang menjadi PSK karena hypersex maka anda salah besar, justru pelaku PSK berujar mereka sama sekali tak merasakan nikmatnya seks saat melakoninya. Karena cemas berganti-ganti orang, kecemasan yang dimaksud adalah ketersinggungan pemakai/pengguna/user. Mereka benar-benar tak enjoy dengan pekerjaan itu, malah kerap keringat dingin sebab kecemasan.

2. Ingin cepat selesai

Layanan seksual yang dilakoni, mereka pengen berakhir secepat mungkin. Malah jika memungkinkan tak perlu ada hubungan seks, sebab ia pun malu hati disebut sebagai pelacur dan tukang jajakan tubuh.

3. Nama samaran berganti-ganti

Nama PSK dapat berganti sebanyak 3-4 kali dalam semalam. Kemudian dengan mudah memberikan nomor hp dan nomor HP itu benar adanya hanya saja jarang diaktifkan. Takut jika terbaca sama keluarga ataupun teman. Yang paling ditakutkan ketika tiba-tiba bertemu dengan salah seorang keluarga.

4. Pengen dapat suami baik-baik

Nah ini dia, PSK ternyata sama cita-citanya sesama perempuan bahwa ia juga pengen dapat suami baik-baik, ingin menjadi istri yang baik-baik, pengen jadi ibu yang baik-baik dan berusaha sekuat tenaga agar anak-anaknya tak seperti dirinya.

5. Bersedia bertobat

PSK setiap saat ingin bertobat dan kadang jika tiba di halaman rumahnya/kostannya berjanji takkan kembali ke lokalisasi, namun pikiran kalut kadang membuatnya harus kembali ke pelacuran.

6. Yang paling sering dia ingat adalah ibunya selanjutnya adiknya dan ayahnya

Wajah ibu dan suara ibu yang paling sering ia ingat, ia meminta maaf dari lubuk hatinya yang terdalam dan ia berkata: maafkan anakmu ma. Saya yang salah. Semoga mama sehat-sehat saja.

7. Ia tak ingin berlama-lama di lokalisasi

PSK umumnya tak ingin berlama-lama di lokalisasi, mereka berharap akan keluar suatu saat sebelum menjadi tua sebab ia merasa bersalah terus-menerus. Ia berharap ada orang yang baik hati untuk menolongnya keluar dari dunia hitam. Inilah yang membuatnya sering menangis ketika tiba di rumahnya/kostannya.(Foto @motivasiartikel.blogspot.com/rha)

Berita, Jadwal & Hasil Pertandingan Piala Dunia 2014 Brasil

Komentar