Mualaf di Amerika Setiap Hari Bertambah

Rabu, 25 Juli 2012
Mualaf di Amerika Setiap Hari Bertambah

Sekalipun di Amerika Serikat Islam selalu saja dijadikan bahan perunjingan karena dianggap sebagai agama yang mengajarkan terorisme, namun nyatanya tak sedikit dari warga asli negara Adi Kuasa tersebut memutuskan untuk menjadi Umat Muslim.

Fakta menarik ini diungkap oleh Pendiri Pesantren Mualaf Annaba Center, Syamsul Arifin Nababan, ia membenarkan jika jumlah mualaf di AS terus bertambah.

" Setiap hari Islam dijelek-jelekan tapi setiap kali saya mengunjungi masjid-masjid di AS, ada pengumuman sejumlah warga AS yang memeluk Islam," paparnya seperti dilansir dari Republika belum lama ini.

Nababn menambahkan jika gereka di Amerika pun tak lagi sesesak dulu, para pengunjung yang datang dan berniat untuk beribadah tak lagi ramai. Menurutnya hal ini menegaskan jika agama Islam di Amerika mengalami kemajuan.

"Kalau saya tidak ada khutbah, saya sempatkan kunjungi geraja-gereja. Anehnya, tidak seluruh gereja di buka, bahkan, ada satu Katedral besar di Washington DC, dibuka hanya untuk turis yang sekedar foto-foto saja," papar dia.

"Dari fenomena itu, kita harus menyadari bahwa kebenaran itu pasti datang," pungkasnya.

(Foto @Republika.co.id/rha)
Komentar